Senin, 23 Februari 2015

Gambar, Kegunaan dan Daerah Penghasil Sumber Daya Alam di Indonesia

Aspal

Aspal

Pengertian umum Aspal adalah material berwarna hitam atau coklat tua, pada temperatur ruang berbentuk padat sampai agak padat, yang terbuat dari komposisi Carbon, Hidrogen, Oksigen dan Nitrogen.

Aspal dapat digunakan di dalam bermacam produk – produk, termasuk:
a. Jalan aspal,
b. Dasar pondasi dan subdasar,
c. Dinding untuk lubang di jalanan, trotoar kakilima, jalan untuk mobil, lereng-lereng, jembatan-jembatan, dan bidang parkir,
d. Tambalan lubang di jalanan,
e. Jalan dan penutup tanah,
f. Atap bangunan, dan
g. Minyak bakar

Tambang aspal terdapat di Pulau Buton – Sulawesi Tenggara. Aspal juga dihasilkan oleh Permigan Wonokromo, Jawa Timur sebagai hasil pengolahan minyak bumi.

Batu Bara


Batu Bara
Batu bara adalah salah satu bahan bakar fosil. Pengertian umumnya adalah batuan sedimen yang dapat terbakar, terbentuk dari endapan organik, utamanya adalah sisa-sisa tumbuhan dan terbentuk melalui proses pembatubaraan. Unsur-unsur utamanya terdiri dari karbonhidrogen dan oksigen.
Kegunaan Batu Bara :
  bahan bakar pembangkit  listrik
  produksi besi dan baja
  bahan bakar pembuatan semen
  bahan bakar cair.

Daerah penghasil batubara adalah:
1. Bukit Asam.
2. Kota Baru (Pulau Laut).
3. Sungai Berau.
4. Umbilin.

Bauksit

Bauksit
Bauksit adalah barang tambang campuran yang menjadi bahan dasar alumunium.
Kegunaan bauksit adalah sebagai
*Bahan Industri keramik,
* logam,
* abrasive,
* kimia, dan
* metalurgi
Tambang bauksit terdapat di Pulau Bintan (Riau) dan Singkawang (Kalimantan Barat). Selain itu, terdapat pula di Kalimantan Tengah.

Belerang

Belerang
Belerang merupakan mineral Vulkanis yang banyak dihasilkan di kawah-kawah gunung berapi. Bahan ini banyak digunakan dalam industri- industri bahan kimia, pupuk, korek api, bahan peledak dan obat – obatan.
Tambang belerang terdapat di Gunung Welirang (Jawa Timur). Selain itu terdapat juga di Jambi, Jawa Tengah, dan Sulawesi Utara.

Biji Besi

Biji Besi
 Bijih besi merupakan batuan yang mengandung mineral-mineral besi dan sejumlah mineral gangue seperti silika, alumina, magnesia, dan lain-lain.
Penggunaan bijih besi juga sebagai bahan baku industri cat, semen, basic refractories, flux pada peleburan logam-logam non-ferrous dan juga sebagai katalisator. Kerikil-kerikil besi juga dipakai untuk jig bed.
Daerah Penghasil Bijih Besi
Sebaran deposit bijih besi di Indonesia mulai dari Sumatera (Aceh, Sumatera Barat dan Lampung), Jawa (Cilacap, Blitar, Tulung Agung dan Daerah sekitar Kulon Proggo), Kalimantan (Pelaihari, Tanah Bumbu,Kotabaru) Hingga kawasan timur Indonesia, di War Akopi dan Was Isyow, Papua . Namun yang selama ini banyak dikembangkan adalah endapan bijih besi. (Herius Nasir)

Emas dan Perak

Emas dan Perak
 Emas merupakan logam yang bersifat lunak dan mudah ditempa, kekerasannya berkisar antara 2,5 – 3 (skala Mohs), serta berat jenisnya tergantung pada jenis dan kandungan logam lain yang berpadu dengannya. Emas moneter sebagai jaminan mata uang yang pernah dipakai oleh Bank Indonesia
Emas digunakan sebagai standar keuangan di banyak negara dan juga digunakan sebagai perhiasan, dan elektronik.
Perak merupakan  logam mulia karena tidak mengalami proses korosif, namun perak bisa mengalami proses oksidasi. Kegunaan Perak yaitu Untuk keperluan pengolahan menjadi perhiasan
Tambang emas terdapat di Bengkalis – Sumatra, Bolaang Mongondow – Sulawesi Utara, Cikotok – Jawa Barat, Logas – Riau, Meuleaboh – DI Aceh, Rejang Lebong – Bengkulu. Selain itu terdapat juga di Lampung, Jambi, Kalimantan Barat, Papua, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Pabrik pengolahan emas terdapat di Cikotok – Jawa Barat.

Fosfat

Fosfat
 Fosfat adalah sumber utama unsur kalium dan nitrogen yang tidak larut dalam air, tetapi dapat diolah untuk memperoleh produk fosfat dengan menambahkan asam .
Kegunaan Fosfor/Fosfat Kegunaan fosfor yang penting adalah dalam pembuatan pupuk, dan secara luas digunakan dalam bahan peledak, korek api, pestisida, odol dan deterjen.
Fosfat banyak terdapat di Bogor, Pangandaran (Jawa Barat), Gombong, Purwokerto, Jepara, Rembang (Jawa Tengah), dan Bojonegoro.

Gas Alam

Gas Alam
 Gas alam sering juga disebut sebagai gas Bumi atau gas rawa, adalah bahan bakar fosil berbentuk gas yang terutama terdiri dari metana CH4).
Secara garis besar pemanfaatan gas alam yaitu :
·         Gas alam sebagai bahan bakar, antara lain sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Gas/Uap, bahan bakar industri ringan, menengah dan berat, bahan bakar kendaraan bermotor (BBG/NGV), sebagai gas kota untuk kebutuhan rumah tangga hotel, restoran dan sebagainya.
·         Gas alam sebagai komoditas energi untuk ekspor, yakni Liquefied Natural Gas (LNG.
Daerah Penghasil Gas Alam yaitu :
1.      Nangroe Aceh Darussalam
2.      Bontan kalimantan Timur
3.      Tangguh Papua
4.      Natuna Kepulauan Riau

Kaolin

Kaolin
 Kaolin adalah semacam tanah liat yang efektif untuk mengobati diare dan juga peradangan kulit tertentu.
Kegunaan Kalolin yaitu sebagai dasar untuk pembuatan keramik.
Daerah penghasil kaolin yaitu : pulau Bangka dan pulau Belitung.

Marmer

Marmer
MARMER adalah batuan kristalin kasar dan berasal dari batu gamping atau dolomit, untuk marmer asli akan berwarna putih tentunya karena batu tersebut disusun oleh material kalsit.
Marmer dapat digunakan di rumah untuk perabotan, rekan-rekan, lantai, rumah-rumah, bar, meja, kamar mandi, jendela, perapian dan patung. SELAIN itu Marmer juga dapat digunakan untuk bahan baku pembuatan TROPHY / PIALA.
Tambang marmer terdapat di Besok, daerah Wajak, Tulungagung (Jawa Timur). Tambang marmer juga terdapat di DI Yogyakarta, Lampung, Papua, dan Sumatra Barat.

 Minyak Bumi

Minyak Bumi
Minyak Bumi adalah cairan kental berwarna hitam yang bersifat mudah terbakar. Semakin lama penggunaan minyak bumi ini semakin meningkat karna majunya teknologi. Karena minyak bumi adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, jadi kita perlu melestarikannya agar tidak habis. Sampai sekarang sudah banyak usaha – usaha yang dilakukan untuk menjaga agar dapat mengurangi penggunaan minyak bumi, diantaranya pembuatan mobil listrik, mobil tenaga surya, dll.
Daerah-daerah penghasil minyak bumi di Indonesia adalah sebagai berikut :
•    Pulau Jawa : Cepu, Cirebon dan Wonokromo.
•    Pulau Sumatera : Palembang dan Jambi.
•    Pulau Kalimantan : Pulau Tarakan, Pulau Bunyu dan Kutai.
•    Pulau Irian : Sorong.]

Nikel

Nikel
Nikel adalah komponen yang banyak ditemukan dalam meteorit dan menjadi ciri komponen yang membedakan meteorit dari mineral lainnya.
Penggunaan utama nikel adalah sebagai bahan pembuat logam paduan. Logam paduan nikel memiliki karakteristik kuat, tahan panas, serta tahan karat.
Sekitar 65 % nikel digunakan untuk membuat stainless steel, yang umumnya memiliki komposisi sebagian besar besi, 18 % kromium, dan 8 % nikel.
Nikel banyak terdapat di Kalimantan Barat, Maluku, Papua, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Tembaga

Tembaga
Tembaga adalah logam merah-muda yang lunak, dapat ditempa, liat. Ia melebur pada 1038
Kegunaan tembaga
1.      Sebagai bahan untuk kabel listrik dan kumparan dinamo.
2.      Paduan logam.
3.      Mata uang dan perkakas-perkakas
4.      Sebagai bahan penahan untuk bangunan dan beberapa bagian dari kapal.
5.      Serbuk tembaga digunakan sebagai katalisator untuk mengoksidasi metanol menjadi metanal.
Tambang tembaga banyak terdapat di Cikotok – Jawa Barat, Kompara – Papua, Sangkarapi – Sulawesi Selatan, Tirtamaya –  Jawa Tengah. Selain itu, terdapat juga di daerah Jambi dan Sulawesi Tengah.

Timah Putih

Timah Putih

Timah merupakan logam putih keperakan, logam yang mudah ditempa dan bersifat flesibel, memiliki struktur kristalin, akan tetapi bersifat mudah patah jika didinginkan.
Logam timah banyak dipergunakan untuk solder(52%), industri plating (16%), untuk bahan dasar kimia (13%), kuningan & perunggu (5,5%), industri gelas (2%), dan berbagai macam aplikasi lain (11%).
Daerah-daerah penghasil timah di Indonesia adalah Pulau Bangka, Belitung,dan Singkep yang menghasilkan lebih dari 20% produksi timah putih dunia.